BERBAGI
Prof. Dr. H. Anwar Hafid, M.Pd/Foto : Putra

Dalam menuntaskan permasalahan narkoba, telah banyak cara yang dijalankan oleh pemerintah, baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Namun, masyarakat seakan masih acuh dengan bahaya penyalahgunaan narkoba tersebut. Dibuktikan dengan masih banyaknya kasus-kasus penyalahgunaan narkoba yang terjadi.

BNN kota Kendari hingga saat ini juga masih terus giat dalam hal menuntaskan permasalahan narkoba. Seperti misalnya sosialisasi yang diadakan dengan menghadirkan imam masjid se-kota Kendari.

Ketua Forum Silaturrahmi Imam Masjid se-Kota Kendari, , menyatakan bahwa penyalahgunaan narkoba di negeri ini sudah sangat memprihatinkan, sehingga memang perlu adanya aksi massal oleh seluruh lapisan masyarakat guna menuntaskan permasalahan narkoba ini.

“Aksi itu bisa berupa sosialisasi, bisa juga dengan menekan pemerintah daerah kota Kendari untuk mengeluarkan kebijakan yang mengatur tentang penyalahgunaan narkoba yang menjadikan efek jera bagi para penggunanya,” tuturnya, Kamis,(10/08/2017).

Ia juga menambahkan bahwa hukum yang dibuat itu haruslah bersifat mendidik, bahkan bisa juga bersifat menakut-nakuti, agar masyarakat tidak berani untuk melawan hukum.

Imam masjid yang juga berprofesi sebagai dosen senior di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan ini menyatakan bahwa, sesungguhnya imam masjid se-kota Kendari ini sangat peduli dengan permasalahan narkoba, buktinya walaupun dengan waktu yang sangat minim, seluruh imam sebanyak 30 orang masih tetap menyempatkan diri untuk menghadiri acara sosialisasi ini.

Ia juga menghimbau kepada seluruh imam masjid yang menghadiri acara seminar tersebut agar sering menambahkan tentang bahaya penggunaan narkoba bagi masyarakat dan juga agar seluruh imam menjadikan dirinya masing-masing sebagai contoh di masyarakat.

“Selain dengan khotbah yang kita bawakan di masjid, kita sebagai imam juga perlu memberikan contoh-contoh yang baik bagi masyarakat, karena tidak dapat dipungkiri, imam masjid merupakan panutan bagi masyarakat di sekitarnya”, tutupnya.

Facebook Comments