Dr. Nur Arafah selaku Wakil Rektor (WR) III didampingi oleh Ketua Majelis Permusyawaratan Mahasiswa (MPM) Universitas Halu Oleo (UHO) memberikan pernyataan terkait beredarnya video yang menayangkan aksi penolakan Perppu Ormas No.2 Tahun 2017 dan penolakan kebangkitan PKI serta bela HTI yang dilaksanakan pada 29 September 2017 lalu di Ibukota.

Nur Arafah menyampaikan bahwa dalam aksi yang dikenal dengan sebutan Aksi 299 tersebut, ada dugaan beberapa mahasiswa UHO yang terlibat.

Dugaan tersebut menjadi kuat dengan adanya video berdurasi 1 menit 44 detik yang sudah viral (beredar/tersebar dengan cepat) di media sosial.

“Ada beberapa mahasiswa yang menggunakan atribut UHO dalam video yang beredar. Apabila menggunakan nama pribadi, kami tidak jadi masalah akan tetapi ini membawa nama institusi,” jelasnya, Rabu (04/10/2017).

Dengan menggunakan data tersebut, Nur Arafah menambahkan, pihak UHO tengah melakukan identifikasi mahasiswa yang terlibat dalam Aksi 299.

Adapun sanksi tegas yang akan diberikan oleh pihak UHO adalah dengan mengeluarkan/memecat mahasiswa yang terlibat dalam Aksi 299. Sanksi tegas diberikan karena pihak UHO tidak pernah memberikan izin kepada mahasiswa untuk mengikuti Aksi 299 di Ibukota, tepatnya di depan Gedung DPR RI tersebut.

Demikian Nur Arafah menjelaskan.

 

One Comment to: Mahasiswa UHO yang Teridentifikasi Ikut Aksi 299 akan Dikeluarkan

Leave a Reply

  • (not be published)