PROFIL—Olahraga futsal menjadi salah satu olahraga favorit bagi kalangan muda, khususnya pelajar dan mahasiswa. Beberapa dari mereka bermain futsal sekedar menyalurkan hobi tetapi tidak sedikit pula yang ingin serius menjadi pemain futsal profesional.

Untuk menjadi pemain futsal profesional tentu saja butuh wadah yang bisa mengarahkan para pemain dalam melatih kemampuan dan menjaga stamina.

Radikal FC adalah salah satu wadah bagi pemain futsal pemula untuk mengasah keterampilan menunju pemain profesional. Radikal FC sendiri didirikan pada tahun 2012, pendiri utamanya adalah Jasni Mudjatip, pemuda asal Kabupaten Wakatobi yang sekarang ini bekerja sebagai PNS (Pegawai Negeri Sipil) di BPS (Badan Pusat Statistik).

“Saya PNS di BPS sebagai Koordinator Statistik Kecamatan (KSK) Tomia Timur,” jelas lelaki kelahiran Usuku pada 31 Desember 1977.

Melalui Radikal FC ini, Jasni ingin membuat wadah bagi kaum muda pecinta dan pemain sepak bola. Radikal FC ingin mewujudkan dan menstimulus lahirnya pemain dan Club yang berwawasan ke depan, kreatif, progresif, inklusif dan yang terpenting adalah sportifitas.

Radikal FC./Foto: milik Amran (Kiper Radikal FC)

Terkait pemain, kepada Warta Sultra Jasni menyampaikan bahwa pemain binaannya kadang datang sendiri ke markas latihan melalui teman yang lebih dulu mengenal Radikal FC.

“Yang menarik adalah kecepatan, skill (kemampuan) pemain, jadi teman mengajak bergabung karena melihat bakat teman, bergabung dengan Radikal FC diharapkan mampu menampilkan bakat teman,” jelas Jasni melalui aplikasi komunikasi online, Senin malam (22/1/2018).

Jasni menambahkan, nama Radikal FC tidak hanya untuk club futsal tetapi juga sepak bola. Sebagai pendiri sekaligus manager Futsal FC, Jasni memiliki harapan bahwa kelak Radikal FC mampu menjadi salah satu club daerah yang menjadi kebanggan Pulau Tomia khususnya, dan Sulawesi Tenggara pada umumnya.

“Insya Allah Radkal akan saya jadikan club terbesar di Pulau Tomia. Oleh karena itu, pemain atau siapa saja yang mau bergabung, pintu markas selalu terbuka,” lanjut bapak dari empat orang anak ini.

Terkait prestasi yang telah diukir oleh Radikal FC, Jasni menyampaikan, untuk  kompetisi futsal di Kendari yang diselenggarakan oleh teman-teman mahasiswa Tomia yang tergabung pada Paguyuban FOSSMAT, Radikal FC sudah dua kali meraih Juara I, dan pernah juga mendudukui Juara II.

“Pada tahun 2017 lalu, dalam turnamen futsal yang diadakan JNE Kendari, alhamdulillah Radikal FC masuk empat besar,” imbuh alumni Faperta Universitas Halu Oleo (UHO) ini

Selain prestasi di atas, Jasni menambahkan, sekarang ini ada enam pemain Radikal FC yang dipanggil untuk memperkuat tim futsal yang ada di Kabupaten Wakatobi guna mengikuti kompetisi Bupati Cup III. (*SPA)

Leave a Reply

  • (not be published)