OPINI—Sabu atau jenis narkotika lainnya seolah barang yang tercecer di jalan sehingga mudah bagi siapapun untuk memungut dan lalu mengkonsumsinya. Penyalahgunaan narkotika sekarang ini menjadi berita harian.

Baca: Achmad Albar dan Fachri Albar, “Like Father, Like Son”

Belum lama dikabarkan bahwa Fachri Albar, anak kedua dari musisi kawakan Achmad Albar ditangkap pihak kepolisian karena kepemilikan narkotika jenis sabu, pil, dan ganja. Publik kembali dikagetkan dengan penangkapan Dhawiya Zaida anak Elvy Sukaesih.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari berbagai sumber, Dhawiya Zaida ditangkap tidak sendirian, Dhawiya diciduk bersama tunangan, kakak dan iparnya. Sungguh berita yang sangat memilukan, karena Elvy Sukaesih yang bergelar Hajjah kerap tampil Islami, baik dari penampilan maupun tutur kata.

Nila Setitik, Rusak Susu Sebelanga

Pada tahun 2017 lalu, publik dikagetkan dengan kabar ditangkapnya Ridho Rhoma, anak Raja Dangdut, Rhoma Irama, dengan kasus yang sama, penyalahgunaan narkotika. Banyak publik yang tidak percaya jika penyanyi dangdut berwajah imut ini masuk dalam pusaran narkoba.

Rhoma Irama dikenal dengan penyanyi yang dalam lirik lagu gubahannya tak jarang bermuatan dakwah. Salah satunya adalah Lagu Mirasantika.

Baca: Ridho Harus Tahu, Rhoma Irama Menjadi Raja Dangdut Tanpa Perlu Sabu

Karir Rhoma Irama berjalan mulus karena kemampuan Bang Haji di dunia tarik suara dan mencipta lagu sungguh luar biasa. Tidak ada lagu Rhoma Irama yang tidak me-legenda. Rhoma Irama mampu menjadi musisi panutan, dimana ia konsisten dengan lirik lagu yang ia tulis. Rhoma benar-benar jauh dari mirasantika.

Perjalanan Raja Dangdut yang terjun ke dunia politik dengan mendirikan Partai Idaman ini hanya dihiasi oleh “pernak-pernik” percintaan karena ia memang memiliki lebih dari satu istri.

Kehidupan poligami Rhoma Irama tidak mampu meredupkan kecemerlangan karirnya karena publik dan terkhusus penggemarnya tidak melihat ada yang salah dengan poligami sang idola.

Begitu Ridho Rhoma Sang “Pangeran Dangdut” terjerat kasus narkoba, publik pun kecewa karena Rdiho Rhoma dianggap mencoreng nama baik Bang Haji yang mampu menjaga nama baiknya sebagai pelaku dunia hiburan selama puluhan tahun.

Ridho Rhoma akhirnya direhabilitasi, setelah menjalani masa rehabilitasi selama 10 bulan dan bebas menghirup udara bebas pada Januari 2018, hingga kini Ridho Rhoma belum ada tanda-tanda akan kembali tampil sebagai penyanyi dangdut muda.

Belum hilang dari ingatan publik tentang kasus yang menimpa Ridho Rhoma, sekarang ditambahkan lagi dengan kasus yang menimpa Dhawiya Zaida bersama calon suami, kakak kandung dan iparnya.

Karir Umi Elvy (demikian Elvy Sukaesih kerap disapa) sebagai penyanyi dangdut sangat cemerlang, tanpa cacat. Demikian juga dengan kehidupan rumah tangganya, jika beberapa penyanyi dangdut lainnya cemerlang dalam karir tapi hancur dalam biduk rumah tangga, Umi Elvy memberikan contoh bahwa karir dan rumah tangga bisa sama-sama cemerlang.

Dari semua anak-anak Umi Elvy, hanya dua anak yang namanya cukup populer dalam mengikuti jejak orang tuanya sebagai penyanyi, yaitu Fitria dan Dhawiya. Fitria lebih dikenal oleh generasi zaman old sebagai penyanyi cilik satu angkatan dengan Adi Bing Slamet dan Chicha Koeswoyo. Sesudah menjalani kehidupan rumah tangga, Fitria jarang tampil di layar televisi.

Sedangkan Dhawiya, ia lebih dikenal oleh generasi zaman now. Ia memiliki suara merdu, meskipun masih jauh dari kualitas umi-nya. Tidak hanya piawai bernyanyi, Dhawiya juga pandai melawak, sehingga banyak penggemar yang mudah jatuh hati padanya.

Sama seperti Rhoma Irama, Elvy Sukaesih pun masih sangat diperhitungkan di dunia musik tanah air, khususnya musik dangdut. Usia yang tak lagi muda tidak membuat Ratu Dangdut tersingkir dengan kehadiran penyanyi pendatang baru.

Dengan serentetan prestasi dan kualitas yang mumpuni, Elvy Sukaesih sering didaulat menjadi juri dalam ajang pemilihan penyanyi dangdut, salah satunya Dangdut Academy di Indosiar.

Rhoma Irama dan Elvy Sukaesi adalah “susu”, anak-anaknya yang meneteskan “nila”, sehingga rusak “susu sebelanga”.

Nampak tidak adil menghakimi anak-anak Raja dan Ratu Dangdut dengan cara membanding-bandingkan dengan orang tuanya, tetapi itu sebuah resiko yang harus diterima. Siap atau tidak, sanggup atau tidak, mampu atau tidak, anak-anak Raja dan Ratu Dangdut tidak akan pernah dilepaskan dari bayang-bayang orang tuanya.

Kini, sempurnalah catatan kelam dunia hiburan, khususnya panggung musik dangdut, karena anak-anak Raja dan Ratu Dangdut sama-sama menjadi penikmat barang haram bernama narkotika. Penangkapan anak-anak Ratu Dangdut layak dicatat dalam museum rekor, karena satu kali aksi, polisi mampu menangkap Dhawiya Zaida, Muhammad (tunangan Dhawiya), Syehan (kakak kandung Dhawiya), Ali Zaenal Abidin (kakak kandung Dhawiya), dan Chauri Gita (istri Syehan, kakak ipar Dhawiya). Anak, menantu, dan calon menantu kompak mengkonsumsi narkoba. Luar biasa!

Setelah anak Raja Dangdut, anak Rock Star, kini anak Ratu Dangdut. Anak siapa lagi yang akan menyusul? (*SPA)

Perempuan kelahiran Surabaya berdarah Madura yang ingin menua di Sulawesi Tenggara. Penulis lepas. Pendiri dan pemilik Sari Management (2002), Pendiri dan Pemilik Sari Communication (2006). Pelaku bisnis online, Pendiri dan pemilik Warta Sultra. Pengasuh anjing dan kucing.

4 Comments to: Anak Raja Dangdut Bebas, Kini Giliran Anak Ratu Dangdut Terjerat Narkoba

  1. Desember 18th, 2018

    Hello, its fastidious post regarding media print, we all be familiar with media
    is a wonderful source of information.

  2. Desember 19th, 2018

    It’s a pity you don’t have a donate button!
    I’d most certainly donate to this outstanding blog! I suppose for now i’ll settle for bookmarking and adding your RSS feed to my Google account.

    I look forward to new updates and will talk about this website with my Facebook group.

    Talk soon!

  3. Desember 19th, 2018

    Why viewers still make use of to read news papers when in this technological world the whole thing is existing on net?

  4. Desember 19th, 2018

    I’ve learn a few just right stuff here. Definitely value bookmarking for revisiting.
    I wonder how so much attempt you set to create the sort of magnificent informative web site.

Leave a Reply

  • (not be published)