WARTA PEMILU—Sebagaimana dipublikasikan sebelumnya, Partai Bulan Bintang (PBB) dinyatakan tidak lolos menjadi peserta Pemilu 2019 setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyatakan PBB gagal verifikasi.

Baca : PBB dan PKPI Tidak Lolos Menjadi Peserta Pemilu 2019

Tapi partai politik yang dipimpin oleh Yusril Ihza Mahendra ini akhirnya dinyatakan lolos Pemilu 2019 oleh Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu). Berdasarkan informasi yang dihimpun Warta Sultra, keputusan tersebut diambil Bawaslu dalam sidang ajudikasi  antara PBB dengan KPU di Gedung Bawaslu, Minggu (4/3/2018).

Melalui akun twitter miliknya, Yusril mempublikasikan sebuah foto dengan keterangan bahwa Bawaslu Mengabulkan Gugatan PBB melawan KPU. Keputusan KPU yang menyatakan PBB tidak lolos dibatalkan oleh Bawaslu. PBB dinyatakan sah sebagai Peserta Pemilu 2019.

Selanjutnya, masih melalui akun twitter miliknya, Yusril menyampaikan terimakasih kepada berbagai pihak atas keberhasilan PBB menjadi peserta Pemilu 2019.

“Saya mengucapkan ribuan terima kasih kepada Bapak KH Said Agil Sirodj dan para ulama NU yang telah mendoakan perjuangan PBB melawan KPU sehingga akhirnya dimenangkan oleh Bawaslu,” demikian Yusril membuka tweet-nya (kicauannya) melalui akun @Yusrilihza_Mhd pada Minggu (4/3/2018).

Ia juga menyampaikan terimakasih kepada Terima kasih juga kepada Pimpinan DDII Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia, Persis, Muhammadiyah, FPI (Front Pembela Islam), dan ormas-ormas Islam yang telah mendukung dan mendoakan PBB.

“Terima kasih juga kepada segenap pengurus, anggota dan simpatisan PBB yang telah berjuang keras dan mendoakan keberhasilan PBB melawan KPU,” imbuh lelaki kelahiran Pulau Belitung, 5 Februari 1956 ini.

Media cetak dan elektronik pun tak luput dari perhatian Yusril. Ia menyampaikan terimakasih karena bantuan media dalam menyiarkan-mempublikasikan sehingga perlawanan partai-nya diketahui oleh segenap lapisan masyarakat.

“Semoga PBB berhasil dalam Pemilu 2019,” demikian Yusril mengakhiri. (*SPA)

 

Memabaca Berita Sari Puspita Ayu KLIK DI SINI

Perempuan kelahiran Surabaya berdarah Madura yang ingin menua di Sulawesi Tenggara. Penulis lepas. Pendiri dan pemilik Sari Management (2002), Pendiri dan Pemilik Sari Communication (2006). Pelaku bisnis online, Pendiri dan pemilik Warta Sultra. Pengasuh anjing dan kucing.

Leave a Reply

  • (not be published)