KONAWE SELATAN—Kepala Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMK) 9 Konawe Selatan (Konsel) Jumiatin S.Pd mengatakan bahwa walaupun pihaknya tidak memiliki laboratorium komputer, tidak menjadi alasan bagi pihak sekolah untuk tidak melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) 2018.

“Laboratorium komputer tidak ada, komputer juga hanya berjumlah 15 unit namun hal itu semua tidak membuat UNBK tidak dilaksanakan, solusi pasti ada bagi yang mau mencari,” ujarnya kepada Warta Sultra saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (3/4/2018).

Ia melanjutkan, ruangan yang digunakan untuk UNBK adalah ruang kelas. Sementara untuk menanggulangi kekurangan komputer, para siswa dipinjamkan laptop milik guru.

“Mata pelajaran yang telah di-uji-kan dari kemarin adalah Bahasa Indonesia dan hari ini Matematika. UNBK ini akan berakhir pada tanggal 5 April 2018 nanti,“ terangnya.

Jumiatin mengatakan, untuk jumlah peserta UNBK keseluruhan ada 77 orang, dibagi 46 laki-laki dan 31 perempuan. Namun karena ada yang sakit tiga orang, tersisa 74 saja untuk UNBK kali ini.

Untuk mengantisipasi seringnya pemadaman listrik, Jumiatin menyatakan, pihaknya sudah menyiapkan genset untuk mengantisipasi adanya pemadaman listrik secara tiba-tiba. (*SR)

 

Membaca Berita Astil Harli KLIK DI SINI

Seorang pengemis ilmu yang terus ingin berkarya dan ingin menjadi wartawan profesional di masa depan. Pemuda kelahiran Maluku berdarah Wakatobi ini wartawan Warta Sultra untuk wilayah Kendari.

3 Comments to: Kepsek SMKN 9 Konsel : Laboratorium Komputer Tidak Ada, UNBK Tetap Dilaksanakan

  1. Redi ruslianto.S.Kom

    April 4th, 2018

    SMKN 9 KONAWE SELATAN👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍

  2. jungkarnain,S.Kom

    April 4th, 2018

    Bravo smkn9. Selalu ada solusi.
    Smk bisa.! 👍👍👍👍

Leave a Reply

  • (not be published)