BERBAGI
Pelatih Tim Sepak Takraw PPLP Sultra, Heriansyah

OLAHRAGA—Tiga wasit kualifikasi (S-1) Nasional asal Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mendapatkan kepercayaan dari Pengurus Besar Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PB PSTI), untuk menjalankan tugas untuk memimpin pertandingan di iven bergengsi yakni Asian Games XVIII 2018 yang berlangsung di Jakarta dan Palembang pada Agustus hingga September mendatang.

Heriansyah selaku Pelatih Sepak Takraw Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) Sultra, mengatakan bahwa penunjukan wasit takraw Sultra untuk bisa memimpin jalannya sebuah pertandingan pada tingkat Asian Games merupakan sebuah bentuk prestasi yang harus disyukuri dan sekaligus merupakan sebuah kesempatan untuk bisa mencari pengalaman memimpin pertandingan pada tingkatan Asia.

“Yang ditunjuk itu ada tiga orang, yakni Madina S.Pd., M.Pd, Waode Daano, dan Yusran S.Pd,” ujarnya saat dihubungi melalui telepon selulernya, Minggu (27/5/2018).

Ia menjelaskan bahwa dalam menghadapi Asian Games ini, banyak hal yang harus dipersiapkan oleh wasit yang mewakili Sultra dalam ajang bergengsi ini, terutama alat komunikasi yakni bahasa, seperti bahasa Inggis menjadi hal yang vital yang harus dikuasai.

“Dalam memimpin suatu pertandingan bahasa yang digunakan adalah bahasa Inggris, salah memberikan instruksi kepada pemain merupakan kesalahan yang serius di dalam pertandingan,” jelas Heriansyah.

Dosen pembimbing sepak takraw tersebut mengatakan bahwa momen penting ini, haruslah dimanfaatkan oleh ketiga pelatih asal Sultra, untuk mendapatkan pengetahuan yang banyak terkait dunia perwasitan dan tentu hal inilah yang akan menjadi kunci untuk ditularkan kepada wasit-wasit muda yang ada di Sultra.

“Ilmu yang mereka dapatkan di sana merupakan sebuah aset yang besar untuk dibagikan kepada wasit-wasit muda di Sultra ini,” ungkap Heriansyah.

Untuk diketahui, pesta olahraga Asia 2018, secara resmi dikenal sebagai Pesta Olahraga Asia ke18 adalah acara olahraga multi-iven regional Asia yang akan diselenggarakan di Indonesia pada tanggal 18 Agustus hingga 2 September 2018 di dua kota yaitu Jakarta dan Palembang.

Serta beberapa tempat sebagai tuan rumah pendukung yang tersebar di Provinsi Jawa Barat dan Banten. Jumlah cabang olahraga yang akan dipertandingkan sebanyak 40 cabang, terdiri dari 32 cabang olahraga olimpiade dan delapan cabang olahraga non olimpiade. (*LAN)