BERBAGI
dr. H. Marzuki Hanafi Bantaian, MD, M. Si, selaku Ketua Yayasan STIK Avicena Kendari/Foto: Hariman

WARTA KAMPUS—Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIK) Avicena Kendari membuka penerimaan pendaftaran calon mahasiswa baru (Maba) tahun akademik 2018/2019, yang mulai dibuka sejak tanggal 1 Februari hingga dengan 3 September 2018.

Calon mahasiswa baru dapat mengantarkan langsung berkas pendaftarannya di Gedung Perpustakaan Avicena juga dengan mengisi formulir yang telah disediakan oleh pihak panitia penerimaan Maba STIK Avicena Kendari, atau melalui pendaftaran online dengan membuka laman www.pmb.stik.avicena.ac.id.

dr. H. Marzuki Hanafi Bantaian, MD, M. Si, selaku Ketua Yayasan Kampus STIK Avicena Kendari mengatakan bahwa pihaknya membuka dua gelombang pendaftaran bagi calon mahasiswa baru yang akan masuk di STIK Avicena Kendari.

“Untuk gelombang pertama mulai tanggal 1 Februari hingga dengan 18 Juni 2018, untuk tes tertulisnya tanggal 20 hingga 21 Juni 2018. Gelombang kedua dimulai dari tanggal 22 Juni hingga 3 September 2018 dan untuk ujian tertulisnya tanggal 5 hingga 6 September 2018, serta pengumuman kelulusan dapat dilihat dua hari setelah ujian,” jelasnya kepada Warta Sultra saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (6/6/2018).

Lanjutnya, STIK Avicena Kendari menyediakan beberapa program studi diantaranya, S1 Kesehatan Masyarakat, S1 Keperawatan, S1 Gizi, S1 Farmasi, D-III Keperawatan, D-III Kebidanan, dan Profesi Ners.

“Untuk jumlah kuota penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2018/2019, kami hanya memerlukan 40 orang saja untuk di setiap program studi (Prodi), karena disesuaikan dengan jumlah gedung kuliah dan jumlah mahasiswa,” kata Marzuki Hanafi.

Calon mahasiswa baru dapat mengantarkan langsung berkasnya di STIK Avicena Kendari, Jalan Y. Wayong By Pass Kendari dengan memenuhi syarat-syarat tertentu, yaitu mengisi formulir pendaftaran, foto copy ijazah SMK/SMA/MA atau SKHU satu lembar, foto copy nilai ujian nasional satu lembar, pas foto 3×4 berwarna empat lembar dan untuk biaya pendaftaran yaitu 200.000 ribu. Demikian Marzuki Hanafi mengakhirinya. (*LAN)

Facebook Comments