KENDARI—Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari, Dr. H. Nur Alim, M.Pd mendapat penghargaan sebagai tokoh inovatif pengemban pendidikan religi di Sulawesi Tenggara (Sultra) dari Kendari Pos.

Nur Alim menerima penghargaan sebagai tokoh inovatif pengembangan pendidikan dan religi di Sultra pada Rabu malam (03/10/18). Penghargaan diserahkan langsung oleh Komisaris Utama Fajar Group, H. Syamsu Nur bertempat di Hotel Grand Clarion Kendari.

Nur Alim mengungkapkan, penghargaan ini merupakan bentuk kepercayaan stake holder sekaligus tantangan terhadap IAIN Kendari agar ke depan lebih maju dan berkualitas.

“Prestasi terbaik kita bukanlah yang diperoleh hari ini, tetapi capaian di masa yang akan datang,” tulisnya dalam pers rilisnya yang diterima Warta Sultra, Kamis (4/10/2018).

Lebih lanjut Nur Alim mengatakan bahwa penghargaan tersebut bukan merupakan penghargaan kepada pribadi Rektor, melainkan untuk civitas akademika IAIN Kendari sebagai bentuk kepercayaan stake holder terhadap lembaga perguruan tinggi.

“IAIN Kendari juga beberapa kali dipercaya menjadi penyelenggara iven tingkat lokal maupun nasional, serta memperoleh bantuan program kegiatan maupun beasiswa dari beberapa kementerian, pemerintah daerah dan Bank Indonesia,” tandasnya.

Untuk diketahui, Nur Alim terpilih sebagai penerima award bersama sejumlah tokoh penting di Sultra antara lain, Wakil Gubernur Sultra, H. Lukman Abunawas, Bupati Konsel, H. Surunuddin Dangga, Bupati Wakatobi, Arhawi, Bupati Kolaka, Ahmad Safei, Walikota Bau-Bau, AS Tamrin dan sejumlah tokoh inovatif lainnya yang telah memberikan dedikasinya untuk kemajuan Sultra di berbagai bidang.

Sebelumnya, pada tahun 2015, Nur Alim juga memperoleh penghargaan dari Kendari Pos sebagai tokoh Sultra bidang inovasi pendidikan tinggi. Kala itu, Nur Alim dinilai piawai dalam mengelolah Lembaga Perguruan Tinggi Islam Negeri STAIN Kendari hingga akhirnya bertransformasi menjadi IAIN Kendari.

Transformasi tersebut menjadikan IAIN Kendari semakin maju dan kompetitif serta menjadikan kepercayaan publik terus mengalami peningkatan, ditandai dengan bertambahnya jumlah mahasiswa dari tahun ke tahun. (*LAN)

Hidup adalah belajar dari suatu kesalahan, dimana engkau akan tumbuh dan terbentuk, di situlah muncul suatu pendewasaan. Dimulai dari berkarir sebagai wartawan, saya berproses mencari suatu bukti yang konkrit menjadikan sebagai bacaan yang sederhana tapi bermanfaat bagi diri saya pribadi dan orang lain. Dengan hadirnya saya sebagai wartawan akan membawa perubahan dengan berita - berita yang faktual untuk Indonesia. dan Sulawesi Tenggara, terkhusus Buton Selatan.

Leave a Reply

  • (not be published)