BERBAGI
Foto bersama komisioner KPU Konawe/ Sumber foto: KPU Konawe

KONAWE—Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Konawe diberikan penekanan tentang pentingnya pemahaman etika penyelenggara pemilihan umum (Pemilu) dalam mengikuti orientasi. Bersama anggota KPU kabupaten/kota dari masing-masing daerah lainnya, lima komisioner KPU Konawe mengikuti orientasi tugas di Jakarta yang dipandu oleh fasilitator di bidang kepemiluan.

Ketua KPU Konawe, Muh. Azwar mengatakan bahwa dari hasil orientasi tersebut, dirinya diberikan beberapa penekanan terkait pentingnya pemahaman etika penyelenggara Pemilu.

“Misalnya dalam etika penyelenggara Pemilu yang pertama integritas dan yang kedua profesionalitas. Nanti dari integritas akan muncul nilai yang terdiri dari mandiri, jujur, adil,” ujarnya pada Warta Sultra saat dihubungi melalui telepon, Sabtu (03/11/2018).

Sedangkan Profesionalitas kata Azwar, terdiri dari nilai aksesibilitas, tertib, terbuka, proporsional, profesional, efektif, efisien, kepentingan umum dan berkepastian hukum.

“Ada satu nilai yang istimewa dan hanya ada di Undang-Undang Pemilu yaitu nilai aksesibilitas, itu hanya ada di KPU. Karena ada upaya afirmasi kepada kelompok yang berkemampuan khusus dalam penyelengaraan Pemilu,” jelasnya.

Ia mengaku bahwa dari orientasi ini, pihaknya banyak mendapatkan ilmu yang sangat bermanfaat untuk suksesnya penyelanggaraan Pemilu tahun 2019. Selain mendapat pemahaman tentang etika penyelenggara pemilu, komisioner KPU juga mendapatkan ilmu mengenai tata kelola organisasi dan penguatan kelembagaan serta sistem Pemilu.

“Secara umum kegiatan pembekalan ini sangat penting bagi kami,” tutupnya. (*MAB)

Facebook Comments