BERBAGI
Infografik APBDesa 2018 Desa Langkumapo/Foto : Istimewa

KENDARI—Pada Senin malam (05/11/2018) telah terjadi pertemuan antara Abdul Ashadin selaku Kepala Desa Langkumapo dan La Ode Munir, S.Pd selaku wartawan Warta Sultra. Pertemuan yang dibarengi dengan komunikasi terkait dana desa di Desa Langkumapo tersebut berakhir dengan pengusiran disertai aksi dorong dan umpatan oleh Kades.

Sebagaimana informasi yang dihimpun oleh Warta Sultra, wartawan menemui Abdul Hasan Ashadin ke rumah Kades yang berada di Desa Langkumapo, Kecamatan Napabalano, Kabupaten Muna, ketika wartawan tiba di rumah tersebut, Kades sedang menemui tamu.

“Saat itu Kades sedang menerima tamu, saya lihat sedang serius berbicara sehingga saya pilih menunggu, lalu saya ditanya siapa dan darimana, saya sampaikan saya Munir dari Warta Sultra,” jelas wartawan melalui sambungan telepon, Selasa dini hari (6/11/2018).

Usai menemui tamu tersebut, Kades baru menemui wartawan yang sudah menunggu di halaman rumah.

“Saya duduk persis di sebelah Kades, ada tempat duduk-duduk di halaman,” lanjut wartawan.

APB Desa Langkumapo Tahun 2019

Kades menjelaskan, untuk program-program pada tahun 2019 di Desa Langkumapo disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat sesuai apa yang diusulkan masyarakat.

“Sekarang ini sudah dibentuk tim penyusun, baru mereka masih sementara jalan, saya tidak campuri to, dari masing-masing dusun jalan, jadi mereka jalan sesuai apa yang jadi kebutuhan masyarakat,” jelas Kades.

Lebih lanjut Kades menyampaikan, terkait program-program yang menjadi prioritas pada 2019 mendatang, akan diputuskan dalam Musyawarah Desa (Mudes).

“Nanti di-Musdes-kan lagi, terserahmi nanti di Musdes apa yang menjadi prioritas masyarakat, kita kepala desa ini kan hanya memfasilitasi saja mereka,” lanjut Kades.

Baliho APB Desa Langkumapo Tahun 2018

Ketika disinggung masalah program-program berikut alokasi dana APBDes tahun 2018, Kades menyampaikan bahwa sudah disampaikan dalam baliho Infografik APBDes Tahun 2018 yang dipajang di depan Kantor Kepala Desa Langkumapo.

Nada bicara Kades mulai meninggi ketika wartawan hendak memperlihatkan foto baliho yang dimaksud Kades dengan tujuan bahwa wartawan sudah melihat sekaligus mendokumentasikan baliho tersebut.

“Cerita lain kalau mau silaturahmi jangan cerita lain. Sudahmi kalau mau cerita lain silahkan pulang, biarpun kau dari media. Cuih!,” ucap Kades.

Meskipun wartawan sudah mencoba bicara baik-baik, Kades semakin meninggi suaranya dan akhirnya mengusir wartawan dengan cara mendorong wartawan hingga ke jalan.

“Kau mau apa, terlalu banyak bicaramu, pulang kau sana setan,” teriak Kades.

Usai kejadian tersebut, wartawan menuju ke Polsek Tampo guna meminta perlindungan dan sekaligus melaporkan kejadian yang menimpanya.

“Saat tiba di Polsek Tampo, saya bertemu dengan Aipda Basra dan ada Kapolsek di sana,” pungkas Wartawan Warta Sultra untuk wilayah Muna dan Muna Barat tersebut. (*SPA)

Facebook Comments