BERBAGI

KENDARI—Penggunaan air isi ulang di Kendari saat ini semakin diminati oleh masyarakat. Selain itu, usaha depot air minum siap saji ini juga semakin bertambah. Salah satu yang menjadi alasan tingginya peminat air isi ulang ini karena tanpa melalui proses lagi sehingga tidak membutuhkan banyak waktu untuk langsung dikonsumsi.

Hal ini disampaikan oleh Jafir Efendi salah satu masyarakat Kota Kendari. Ia mengatakan bahwa dirinya mengkonsumsi air isi ulang karena tidak melalui proses yang memakan waktu lama.

“Air isi ulang itu kan sudah tidak dimasak lagi, jadi bisa langsung diminum,” ujarnya pada Warta Sultra saat ditemui di salah satu kios warga saat membeli air isi ulang, Jalan MT. Haryono Anduonohu, Rabu (7/11/2018).

Selain itu, lanjut Jafir Efendi, harga air isi ulang yang tidak begitu mahal menjadi salah satu alasan sehingga dirinya mengkonsumsi air isi ulang. Ia katakan, hanya butuh lima ribu rupiah sudah bisa dapat air satu galon. Sehingga tidak buang-buang waktu lagi untuk masak air.

Sementara Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Kendari, Rahminingrum saat dimintai tanggapannya terkait penggunaan air ini ulang, ia menyampaikan bahwa untuk depot air minum di Kota Kendari saat ini masih terpantau. Pihaknya juga setiap enam bulan melakukan pemeriksaan terhadap depot air minum.

“Apabila tidak memenuhi syarat kesehatan, biasanya kita mengeluarkan teguran satu. Tiga bulan ke depan dievaluasi lagi, kalau tidak memenuhi kita keluarkan teguran kedua dan seterusnya,” jelasnya.

Ia juga menghimbau kepada masyarakat Kota Kendari agar tidak membeli air isi ulang di kios-kios akan tetapi langsung melakukan pengisian ulang di depot air minum.

“Jadi bisa dilihat galonnya dicuci, juga melihat air itu fresh dari mesin air minum isi ulang itu. Kemudian juga melihat kemasan tertutup dengan baik. Kita tidak tau air galon isi ulang yang di jual di pasaran itu sudah berapa lama, terkena matahari langsung atau tidak. Jadi kita tidak bisa jamin,” tuturnya. (*SR)

Facebook Comments