Balai Latihan Kerja (BLK) Kendari pada tahun 2019 membuka 212 paket pelatihan yang terdiri dari pelatihan institusional dan non institusioanal. Pelatihan institusional sebanyak 92 paket yang dilaksanakan di BLK Kendari sedangkan untuk pelatihan non institusional sebanyak 120 paket dilaksanakan di semua kabupaten.

Ir. Nurjayanti selaku Kepala Seksi Pemberdayaan BLK Kendari mengatakan, pendaftaran dibuka sejak 5 November 2018. Setelah para peserta mengikuti pelatihan di BLK, nantinya akan praktek di perusahaan dan pihak perusahaan akan merekrut peserta pelatihan sesuai kebutuhan perusahaan tersebut.

“Untuk lowongan kerja, sementara ini kami mengusahakan dimana nantinya kerja mereka tetapi pendekatan kami melalui on the job training,” ujarnya kepada Warta Sultra saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (27/11/2018).

Ia mengatakan, lulusan BLK Kendari tahun lalu sudah banyak yang bekerja di beberapa sektor sesuai dengan pelatihan yang diterima salah satunya di PT. Virtu Dragon Nikel Industri (PT. VDNI) diantaranya bidang otomotif, teknik las, manufaktur, bidang audio-video, dan kelistrikan.

“Pihak perusahaan PT. VDNI sendiri saat ini sudah butuh tenaga welder lagi, kemudian kelistrikan dan untuk tahun depan mereka butuhnya operator excavator kemudian loader dan operator crane,” sambungnya.

Terkait permintaan perusahaan tersebut, lanjut Nurjayanti, pihaknya telah berkoordinasi dengan pemerintah untuk penyediaan lahan agar membuka kejuruan tersebut untuk memenuhi kebutuhan daerah.

Ia mengatakan bahwa pihak BLK Kendari telah berkoordinasi dengan pemerintah terkait penyediaan lahan tersebut sejak masa pemerintahan Gubernur Nur Alam. Namun hingga saat ini belum terealisasi dan pihaknya berharap di masa pemerintahan gubernur saat ini bisa terlaksana.

Ia juga menambahkan bahwa selain PT. VDNI yang membutuhkan jebolan dari BLK Kendari tersebut juga ada beberapa perusahaan besar yang menginginkan tenaga kerja seperti PT. Merbau Jaya, PT Sharp dan unit usaha kecil lainnya.

“Bidang perhotelan juga ada beberapa seperti clarion, swiss bell serta plaza inn. Kami on the job training di sana dan mereka merasa cocok. Selain itu, kami ada forum komunikasi dan melalui itu kita bisa bersinergi untuk penyerapan alumni kita,” ungkapnya.

Lebih lanjut Nurjayanti mengatakan, pendaftaran untuk tahun ini akan ditutup ketika kuota sudah terpenuhi contohnya, lima paket tata kecantikan dengan jumlah 16 orang. Jika seleksi sudah mencapai paket tersebut maka sudah ditutup.

“Nanti akan dilihat jika memang perlu lagi persiapan lebih jauh. Kami akan merekrut di akhir-akhir tahun seperti saat ini,” pungkasnya. (*SR)

Bergabung di Warta Sultra sejak bulan Juli 2018, tercatat sebagai salah satu dari Warta Sultra angkatan ketiga bersama sepuluh wartawan muda lainnya. Kerasnya tempaan dan perjuangan di Warta Sultra, Riki Adriawan S.Pd menjadi salah satu wartawan muda yang masih bertahan menjalankan tanggung jawabnya sebagai wartawan muda hingga saat ini.

Leave a Reply

  • (not be published)