Gempa bumi kembali mengguncang wilayah Kendari. Hal tersebut dibenarkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kendari melalui pers rilis yang diterima Warta Sultra pada Senin sore (3/12/2018). Kepala Stasiun Geofisika Kendari, Rosa Amelia, S.Si mengatakan bahwa gempa bumi berkekuatan 2,8 Skal Richter (SR) ini terjadi pada pukul 14.46 WITA.

Gempa yang mengguncang wilayah Kendari ini dengan episenter 4.10 LS-122.52 BT sekitar 19.3 km Barat Daya Kendari dengan kedalaman 10 km.  Rosa Amelia, S.Si mengatakan bahwa berdasarkan laporan masyarakat menunjukan, dampak gempa bumi berupa goncangan sedang hingga keras dirasakan di wilayah Kendari (Anduonohu, Baruga, Mandonga) II-III MMI dan Konawe Selatan tepatnya di Ranomeeto dalam skala intensitas III MMI. Di daerah ini goncangan gempa bumi dilaporkan dirasakan oleh banyak orang.

“Hasil koordinasi hingga saat laporan ini dibuat belum ada informasi adanya kerusakan akibat gempa bumi tersebut,” jelasnya Kepala Stasiun Geofisika Kendari ini.

Ia menambahkan bahwa terkait dengan peristiwa gempa bumi di wilayah Kendari, hingga laporan ini disusun pada pukul 15:09 WITA, belum terjadi aktivitas gempa bumi susulan. Dengan demikian, ia tetap menghimbau kepada masyarakat Kendari tetap tenang dan waspada dan melakukan aktivitas seperti biasa.

“Ditinjau dari kedalamannya, gempa bumi ini merupakan gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar Kendari di wilayah Kendari,” demikian ia mengakhiri rilisnya. (*SR)

Lelaki kelahiran Kombikuno ini berkomitmen untuk berproses bersama Warta Sultra dalam mewujudkan mimpi menjadi insan media yang baik dan benar. Bergabung dengan Warta Sultra sejak 2015. Berkat loyalitas dan integritasnya, sekarang menempati posisi Pemimpin Redaksi.