Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Ali Mazi berkeinginan Pekan Olahraga Nasional (PON) pada tahun 2020 mendatang di Papua, Sultra bisa terus berjaya. Hal itu diungkapkan saat menyampaikan sambutannya sekaligus membuka dengan resmi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kabupaten Kolaka ke-XIII di Stadion Gelora 45 Kabupaten Kolaka. Menghadiri kegiatan tersebut Ali Mazi didampingi oleh Wakil Gubernur Sultra, Lukman Abunawas.

Saat menyampaikan sambutannya, Ali Mazi mengungkapkan rasa terimakasihnya kepada Bupati Kolaka selaku Ketua Umum Panitia yang dianggap sukses dalam menyelenggarakan Porprov di daerahnya itu. Porprov ini kata Ali Mazi, adalah kegiatan olahraga multi event yang sering diselenggarakan empat tahun sekali diikuti oleh seluruh atlet Sultra yang selalu diharapkan untuk bisa berjuang meraih prestasi di daerah lain.

“Sebagai Gubernur saya berharap agar multi event ini bisa terselenggara dengan baik, aman dan tertib, sesuai jiwa dan semangat olahraga. Saya juga mendorong agar semangat pelaksanaan Porprov hari ini bisa terus merambah seperti nama dangan semangat yang dipancarkan oleh api Porprov sehingga atlet dapat berjaya pada ajang Nasional PON Papua 2020 mendatang,” ujarnya saat menyampaikan sambutannya di Stadion Gelora 45, Rabu (5/12/2018).

Ali Mazi juga turut mendukung kebutuhan atlet yang nantinya akan mewakili Sultra pada event nasional sehingga bisa meminimalisir kendala-kendala tumbuh dan berkembangnya prestasi patriot olahraga Sultra.

Sementara itu, Ketua Panitia Porprov Kabupaten Kolaka ke-XIII, Ahmad Safei menambahkan, Porprov ini sebagai langkah awal rekrutmen atlet dan pelatih untuk kontingen Pra PON di Papua nantinya. Porprov ini juga bertujuan untuk meningkatkan persatuan, kesatuan dan kebersamaan sehingga bisa meningkatkan atlet yang lebih baik dari Porprov menuju Pra PON dan PON.

“Jumlah total yang hadir saat Porprov ini diantaranya atlit, pelatih dan official yaitu 10.213 orang,” tutur Bupati Kolaka tersebut.

Untuk diketahui bahwa Porprov Kabupaten Kolaka ke-XIII ini turut diramaikan dengan atraksi duabelas penerjun payung dari Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI-AU) Paskhas yang masing-masing membawa bendera tiap kabupaten yang ada di Sultra dan persembahan Tarian Kolosal dan konfigurasi 1.260 penari yang berasal dari siswa-siswi sekolah dasar, sekolah menengah pertama, sekolah menengah atas se-Kabupaten Kolaka. (*SR)

Sekali melangkah walaupun di dalam kobaran api pantang untuk mundur walau selangkah. Memutuskan menjadi bagian dari Keluarga Besar Warta Sultra karena ingin berproses menjadi seorang insan pers.